TUGAS INDIVIDU II
                                      ILMU BUDAYA DASAR
DOSEN         :   RAMITA HAPSARI
NAMA          :   MARIA FEBRIANTI GASO BADEODA
NPM              :  18116098
KELAS          :   1KA19


              

                                        “Kasih sayang yang tidak akan pernah habis”


Kalau berbicara tentang kasih sayang orang tua, kita biasanya akan lebih membahas kasih sayang Ibu daripada kasih sayang ayah. tapi kali ini aku akan menceritakan bagaimana kasih sayang aku kepada kedua orang tuaku.
Ketika aku di dalam kandungan ibuku, sampai aku lahir ke dunia ini, aku tidak kekurangan apapun. ayahku selalu mengusahakan apapun yang terbaik buatku dan kedua kakak ku.
dan setiap apapun yang aku minta, pasti akan selalu di turuti, tanpa aku melihat dan merasakan usaha mereka mengupayakan agar yang aku minta dapat tercapai. aku sering merepotkan kedua orang tuaku, dengan tingkah-tingkah ku yang mungkin bagi orang lain menganggap hal tersebut sebagai hal yang sangat menyebalkan.
Aku juga sering merasa jengkel kalau orang tuaku memarahi ku tanpa sebab,sering kali aku merasa kalau aku selalu salah di mata mereka. lalu aku menganggap kalau nasihat kedua orang tuaku tidak begitu berarti.
sekarang seiring berjalannya waktu aku mulai tumbuh menjadi remaja, dan aku baru menyadari bahwa betapa besarnya kasih sayang ayah dan ibuku kepadaku.
apapun yang aku lakukan ternyata tidak mengubah rasah cinta mereka kepadaku.
dan aku bangga mempunyai ayah yang selalu menjagaku, bangga kepada ibuku yang selalu menopangku.
mereka selalu ada saat aku mengalami kesulitan, saat aku mendapatkan masalah, saat aku merasa kesepian, dan saat aku merasa sedih . mereka juga selalu berusaha membuatku tertawa bahagia.
Sekarang aku telah jauh dari mereka, dan menjadi anak rantauan.
aku meneruskan pendidikan di jakarta demi mewujudkan cita- cita. 

aku sangat merindukan sosok kedua orang tuaku
merindukan kasih sayang yang tidak pernah ada habisnya. aku hanya bisa mendoakan mereka dari jauh, agar mereka tetap sehat, dan diberi umur yang panjang sampai mereka melihat aku sukses dan menjadi kebanggan mereka.
Aku juga teringat saat natal bersama di kampung halamanku, terkenang selalu wajah ayah, ibuku. 
Bertahun sudah kita tidak jumpa, hati ini sangat rindu.
ingin sekali ku kembali pada masa kecilku dulu, di mana aku tertawa dan menangis bersama mereka,
di mana aku tidak kekurangan apapun yang aku butuhkan.

Terima kasih atas ayah dan ibu yang telah membesarkan aku hingga saat ini.
salam sayang dan rindu dari anakmu tercinta.




Komentar

Postingan populer dari blog ini